Pengertian Mendalam Mengenai Sistem Operasi

Kita sering mendengar istilah sistem operasi atau operating system (OS) dari komunitas IT maupun dari masyarakat umum. Namun apakah kita semua memahami definisi atau arti dari sebuah sistem operasi?

Pada artikel sebelumnya, kita sudah mengenal salah satu sistem operasi open source, yaitu Linux.

Baca juga: Apa Itu Linux dan Kenapa Harus Menggunakan Linux?

Kali ini saya akan mencoba mendalami pengertian sistem operasi lebih dalam lagi. Tujuannya tidak hanya untuk mengetahui tetapi juga untuk memahami apa itu sistem operasi.

Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang dirancang untuk melakukan kontrol perangkat keras dan manajemen fungsi dasar sistem komputer, biasanya sistem operasi berumur pendek. Masing-masing pengaturan ini menjalankan perangkat lunak aplikasi di komputer, laptop dan smartphone yang memiliki sistem operasi.

Sistem operasi adalah program komputer pertama yang disimpan dalam memori komputer saat komputer di-boot. Sementara perangkat lunak lain akan bekerja setelah boot pertama sistem operasi. Sistem operasi kemudian akan menyediakan layanan untuk perangkat lunak. Beberapa layanan yang biasanya dapat dilakukan oleh sistem operasi adalah:

  1. Akses Disk
  2. Manajemen Memory, Sistem operasi komputer memastikan bahwa aplikasi perangkat lunak lain dapat menggunakan memori untuk melakukan I/O pada perangkat dan menggunakan sistem file.
  3. Penjadwalan Program, Jika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, sistem operasi menentukan jadwal yang sesuai dan teratur agar aplikasi tersebut tidak crash dan berjalan dalam antrian.
  4. Pengaturan antarmuka atau interface.

Secara umum sistem operasi mengelola semua sumber daya dalam sistem komputer yang menyediakan serangkaian layanan untuk mengoptimalkan penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer.

Secara umum sistem operasi memiliki beberapa bagian, yaitu:

  1. Mekanisme Boot, yaitu menempatkan kernel dalam memori kernel, kernel dapat dikatakan sebagai jantung dari sistem operasi.
  2. Command Interpreter atau Shell, bertugas membaca input sebagai perintah dan bertugas untuk menyediakan beberapa fungsi standar dan dasar yang dapat dipanggil oleh aplikasi/program atau perangkat lunak lain. Contoh shell adalah: CMD/Command Promt pada Windows dan Terminal pada Linux (Unix).
  3. Resource Allocator. Sistem Operasi bertugas mengatur dan mengelola sumber daya dari perangkat.
  4. Handler. Handler berperan dalam mengendalikan sistem agar terhindar dari kesalahan dan penggunaan sumber daya yang tidak perlu.
  5. Driver, untuk berinteraksi dengan hardware sekaligus mengontrol kinerja hardware.

Singkatnya sebuah komputer, laptop atau smartphone dapat berfungsi dengan baik jika sudah terdapat prosesor dan sistem operasi yang bertanggung jawab atas pengoperasiannya.

Ada banyak sistem operasi yang beredar saat ini, mulai dari close source (Windows, Mac) hingga open source (Linux, Android). Kita hidup sebagai pengguna yang berhak menentukan sistem operasi mana yang tepat untuk kita.

Demikianlah pada artikel kali ini tentang Pengertian Mendalam Mengenai Sistem Operasi. Semoga artikel kali ini menambah ilmu pengetahuan kita semua.

Bagikan:

Posting Komentar